Polisi Tangkap Enam Warga Ponorogo Pembuat Balon

Menjelang perayaan lebaran ketupat atau bakdo, Satuan Reserse dan Kriminal Polres Ponorogo mengamankan enam warga pembuat balon udara, Sabtu (1/7/2017).

Keenam warga tersebut diamankan dari empat kecamatan di wilayah Kabupaten Ponorogo. Bersama mereka, polisi menyita balon udara berdiameter setengah meter hingga 1,5 meter.

“Sementara enam orang kami amankan di Mapolres Ponorogoro, sedangkan barang bukti balon udara yang diamankan sebanyak empat buah,” kata Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Rudi Darmawan, Sabtu malam.

Empat balon udara itu disita dari tangan warga sebelum diterbangkan masing-masing di Dukuh Ndare, Desa Sukorejo, Kecamatan Sukorejo; Desa Maron, Kecamatan Kauman, Desa Karangan, Kecamatan Badegan; dan Dukuh Blebaan, Desa Nglumpang, Kecamatan Mlarak.

Menurut Rudi, operasi balon udara sesuai perintah Kapolres Ponorogo AKBP Suryo Sudarmadi.

Balon udara yang diterbangkan tersebut meresahkan warga dan bisa mengganggu penerbangan pesawat udara serta menjadi penyebab kebakaran.

Setelah diamankan, keenam warga itu diberi pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya.

“Warga yang diamankan dibina karena saat disita balonnya belum diterbangkan. Selain itu, ada yang menyerahkan sendiri ke polisi,” kata Rudi.

Sebelum perayaan Idul Fitri 1438 Hijriah, Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni sudah membuat surat edaran kepada warga untuk tidak menerbangkan balon udara saat Lebaran.

Selain meresahkan warga, penerbangan balon udara mengganggu dapat mengganggu lalu lintas pesawat udara.

Sumber: kompas.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*